Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2029 masih jauh, namun peta politik mulai menunjukkan dinamika awal. Terbaru, sinyal dukungan dari DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur kepada politisi Golkar, Abdulloh mencuat dan menjadi kabar terbaru dunia politik di Balikpapan, yang selama ini masih adem ayem.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, saat pengukuhan pengurus PKB periode 2026–2031 di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (10/2/2026).
Dalam pidatonya, Syafruddin secara terbuka menyebut nama Abdulloh yang hadir dalam acara tersebut.
“Kalau mau kembali ke Balikpapan, PKB siap mendukung,” ujarnya.
Pernyataan itu dinilai sebagai komunikasi politik terbuka yang menandai mulai cairnya penjajakan lintas partai, meski tahapan resmi Pilkada masih tiga tahun lagi. Dalam tradisi politik lokal, sinyal awal seperti ini kerap menjadi pintu masuk pembentukan poros koalisi.
Menanggapi hal tersebut, Abdulloh yang kini menjabat Ketua Komisi III DPRD Kaltim memilih meredam spekulasi. Ia menegaskan belum ada pembahasan soal pencalonan.
“Masih jauh. Belum ada wacana,” katanya singkat.
Abdulloh menambahkan, dirinya saat ini fokus menjalankan amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim.
“Jalani saja dulu tugas sebagai anggota DPRD dan Ketua Komisi III sesuai tupoksi,” tegasnya.
Meski demikian, nama Abdulloh memang kerap disebut sebagai salah satu figur potensial dalam kontestasi politik Balikpapan mendatang. Pengalamannya di legislatif serta rekam jejak politiknya dinilai menjadi modal elektoral yang tidak kecil.
Jika komunikasi lintas partai terus terbangun sejak dini, Pilkada Balikpapan 2029 berpotensi menghadirkan konfigurasi koalisi yang lebih dinamis. Apalagi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) memiliki nilai strategis dalam percaturan politik Kalimantan Timur. (*/loh)
