Bimtek Pengurus Koperasi Merah Putih, Jaga Kepercayaan Publik

banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) didorong untuk segera beroperasi secara nyata dan tidak sekadar berdiri sebagai kelembagaan formal di atas kertas. Untuk mewujudkan hal tersebut, profesionalisme serta integritas pengurus menjadi kunci keberlanjutan usaha koperasi.

Pesan tegas ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Drs. H. Tohar, MM, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP se-Kabupaten PPU Tahun 2026 di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (4/11/2026).

banner 336x280

Dalam arahannya, Tohar mengingatkan para pengurus bahwa terpenuhinya aspek kelengkapan administrasi pendirian barulah tahapan awal. Tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana pengurus mampu mengenali potensi ekonomi wilayah, menyusun analisis bisnis yang realistis, serta memastikan keterjaminan rantai pasok komoditas.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana mengisi kapasitas para pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan, sehingga koperasi yang sudah terbentuk ini dapat segera beroperasi dan menjalankan unit-unit usahanya,” ungkap Tohar.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti aspek krusial pengelolaan keuangan dan manajemen organisasi. Menurutnya, kegagalan tata kelola koperasi di berbagai tempat umumnya dipicu oleh lemahnya pengawasan internal serta pudarnya komitmen pengurus dalam menjaga amanah anggota.

“Hal yang kita kelola ini bukan hanya usaha, tetapi juga kepercayaan. Karena itu, diperlukan sikap kehati-hatian, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap pengambilan keputusan maupun pengelolaan sumber daya koperasi,” tegas Tohar.

Baca Juga :  Rp 300 Juta Disiapkan untuk Festival Nondoi 2026 di PPU

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten PPU, M. Yusuf Basra, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam seputar manajemen operasional, pembukuan keuangan akuntabel, serta pembagian tugas antara pengurus dan pengawas.

Melalui pelatihan ini kata Yusuf Basra, diharapkan seluruh KDKMP di Kabupaten PPU diharapkan mampu beroperasi secara mandiri, produktif, dan tampil sebagai penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. (Adv/d1)

banner 336x280