Berkah Kemarau dan Perluasan Lahan, Panen Semangka di PPU Melonjak Pesat

banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Sektor hortikultura di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan tren pertumbuhan positif. Produksi buah semangka di daerah ini diproyeksikan mengalami lonjakan tajam hingga empat kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan ini didorong oleh perluasan areal tanam serta momentum musim kemarau yang mendukung proses pembuahan dan panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) PPU, Gunawan, menyampaikan bahwa sejumlah kawasan sentra produksi saat ini sedang menggelar panen raya. Salah satu titik dengan konsentrasi lahan terluas berada di kawasan Gang Hikmah dengan hamparan tanam mencapai puluhan hektare.

banner 336x280

“Yang 35 hektare itu sudah mulai panen. Kemarin sudah panen,” ucap Gunawan, Senin (2/11/2026).

Selain di kawasan Gang Hikmah, budidaya semangka juga tersebar di berbagai sentra pertanian strategis lainnya, seperti Sebakung III, Sumber Sari, Sri Raharja, Babulu Darat, Sebakung Jaya, hingga Sebakung II. Berdasarkan rekapitulasi data sementara, total luas tanam semangka di wilayah PPU diperkirakan mencapai 88,98 hektare.

Gunawan menjelaskan, tingkat produktivitas tanaman semangka di lahan PPU tergolong sangat baik apabila ditunjang oleh pemeliharaan yang optimal. Setiap hektare lahan mampu menghasilkan tonase buah yang cukup besar.

“Rata-rata kalau bagus itu antara 30 sampai 40 ton dalam satu hektare. Sementara yang ditanam di sana luas sekali,” terang Gunawan.

Optimisme kenaikan produksi ini terlihat amat kontras jika dibandingkan dengan performa panen periode sebelumnya. Pada tahun 2025, total produksi semangka di PPU tercatat berada di kisaran 600 ton. Dengan ekspansi lahan panen pada periode Oktober ini, total hasil panen diperkirakan melonjak drastis.

Baca Juga :  Ini Aturan Jam Kerja ASN di Pemkab PPU Selama Ramadan 1446 H

“Data tahun sebelumnya, 2025 kemarin, kita hanya sekitar 600-an ton. Nah, tahun ini saya yakin produksi buah kita bisa naik sampai empat kali lipat,” tuturnya penuh optimisme.

Untuk memastikan validitas angka produksi, Distan PPU terus berkoordinasi dengan penyuluh lapangan dan memantau rantai distribusi di tingkat pengepul. Pendataan cermat ini dilakukan mengingat sebagian petani PPU juga menggarap lahan hortikultura hingga ke wilayah perbatasan Kabupaten Paser.

“Prinsipnya, produksi itu dibawa ke bawah dulu, ke pengepul. Dari situ kita bisa melihat hasil panennya dan mencocokkan dengan laporan yang masuk,” pungkas Gunawan. (Adv/d1)

banner 336x280