Jelang Nataru, Diskukmperindag PPU Pastikan Pasokan Pangan Aman

banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Memastikan pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih berada dalam kondisi aman dan relatif normatif.

Pihak Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), rutin lakukan pemantauan setiap hari di pasar-pasar tradisional menunjukkan belum adanya lonjakan harga yang signifikan.

banner 336x280

Sekretaris Diskukmperindag Kabupaten PPU, Syamsul Adha, menjelaskan bahwa hingga saat ini kegiatan pengawasan pasar masih berjalan sebagaimana rutinitas harian biasa. Pihaknya belum memberlakukan pemantauan khusus Nataru karena puncak fluktuasi harga diperkirakan baru akan terjadi pada awal Desember mendatang.

Menurutnya, secara keseluruhan kondisi harga bahan pangan pokok di wilayah Penajam Paser Utara masih terkendali dengan baik.

“Kalau saat ini kita masih normatif ya, masih kegiatan rutin yang setiap hari kita pantau harganya. Kalau untuk Nataru belum. Mungkin nanti di awal-awal Desember itu baru ada puncaknya. Kalau sekarang masih normal, belum ada pergerakan harga yang signifikan,” ujar Syamsul Adha, Kamis (5/11/2026).

Meski demikian, Diskukmperindag PPU mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami penyesuaian harga akibat faktor cuaca ekstrem dan ketersediaan pasokan.

Komoditas sayuran seperti cabai hijau dan kacang panjang, serta jenis ikan tertentu seperti kembung mengalami kenaikan akibat musim kemarau dan kendala penangkapan ikan di laut. Kenaikan tersebut dinilai wajar karena bersifat situasional dan tidak mempengaruhi ketersediaan stok pangan daerah.

Baca Juga :  Wabup PPU Ingatkan Kesiapan Personel dan Fasilitas BPBD Hadapi Bencana

“Semua bahan pangan dalam keadaan normal. Kalaupun ada satu dua produk yang naik, itu karena faktor situasional. Misalnya ikan mahal karena cuaca lagi susah, atau sayuran naik karena musim kemarau. Tapi kesediaannya dan stoknya dipastikan aman,” tegas Syamsul Adha.

Pemkab PPU terus mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi pergerakan harga menjelang akhir tahun. Pemantauan harga melalui aplikasi dan sistem pelaporan harian akan terus diketatkan untuk mencegah adanya Spekulasi harga yang merugikan konsumen. (Adv/d1)

banner 336x280