Upaya Peningkatan Konektivitas Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Otban VII Temui Gubernur Kaltim

Berita, Daerah35 Dilihat

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Pengembangan konektivitas transportasi udara Kalimantan terus dimatangkan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII. Upaya itu ditunjukkan dengan melakukan audiensi ke Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud yang berlangsung di Harum Resort Balikpapan, Sabtu (10/1/2026).

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin memimpin audiensi  yang dihadiri jajaran Lion Air Group, pengelola bandara, pelaku usaha kebandarudaraan, serta Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur.

Audiensi memfokuskan pembahasan pada penguatan konektivitas udara regional, nasional, hingga internasional. Para pihak mendorong pengembangan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sebagai hub utama Kalimantan Timur yang terintegrasi dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Bandara SAMS Sepinggan memiliki peran strategis sebagai penghubung IKN dengan pusat pemerintahan, bisnis, industri, dan destinasi wisata nasional maupun internasional,” ujar Ferdinan Nurdin, Selasa (13/1/2026).

Selain itu, audiensi menyinggung rencana perubahan status Bandara IKN menjadi bandara internasional untuk penerbangan umum. Termasuk persiapan operasional Bandara Bayan Resources, serta optimalisasi layanan Bandara Bontang.

Dalam forum tersebut, para pihak juga membahas rencana pembukaan rute penerbangan internasional Samarinda-Kuala Lumpur. Rute ini akan beroperasi pada akhir Februari 2026 mendatang.

“Untuk memperkuat konektivitas global Kaltim dan mendukung sektor pariwisata serta ekonomi daerah,” jelas Ferdinan.

Audiensi turut membahas pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang rancangannya memiliki landasan pacu sepanjang 1.600 x 30 meter. Bandara ini nantinya mampu melayani pesawat tipe ATR. Bandara ini guna memperkuat konektivitas wilayah pedalaman dan perbatasan.

Melalui audiensi ini, seluruh pemangku kepentingan berharap sinergi semakin solid guna mempercepat pengembangan konektivitas udara. Sekaligus juga memperkokoh peran Kaltim sebagai gerbang utama menuju IKN. (*/loh)