Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN- Untuk lebih mempererat tali silaturahim setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah Puasa Ramadan, Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) akan menggelar Halalbihalal, Sabtu (18/4/2026).
Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Balikpapan yang berada di Jalan Syarifuddin Yoes menjadi tempat berkumpulnya paguyuban yang diketuai Alwi Al Qadri.
“Insya Allah kami bersama panitia kegiatan akan melaksanakan Halalbihalal di Rujab Walikota Balikpapan, akhir pekan ini, tepatnya Sabtu 18 April 2026,” kata Sekretaris Umum KKMSB Balikpapan, Junaedi Latief disela-sela rapat bersama panitia kegiatan, Jumat (17/4/2026).
Rencananya, sambung Junaedy, Halalbihalal akan menghadirkan dai kondang asal Pambusuang, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) KH. Sayyid Muhammad Fadlu Al Mahdaly.
“Dai asli dari Tanah Mandar, Sulbar,” ujar Junaedi.
Dikatakan Junaedy, tema yang akan diusung dalam kegiatan Mappamassse’ Palluluareang yang artinya Mempererat Persaudaraan.
“Sesuai dengan tema, Halalbihalal bertujuan meningkatkan sinergi, menyucikan hati, dan mencerminkan keikhlasan serta introspeksi diri bagi seluruh warga KKMSB Balikpapan,” paparnya.
Adapun persiapan kegiatan, sudah siap dilaksanakan. “Alhamdulillah, persiapan Halalbihalal sudah hampir seratus persen, tinggal pelaksanaannya besok (Sabtu, Red). Datang yah, bawa keluarga,” .
Junaedi menambahkan, saat ini dari panitia, diinformasikan ada kurang lebih 500 warga yang telah mendaftarkan diri dilist panitia.
“Itu berarti, warga KKMSB yang telah terdaftar ditunggu kedatangannya,” ungkap Junaedi.
Junaedi kepada media Kacamatanegeri.com menyatakan, kepada warga KKMSB yang akan hadir, diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan kegiatan.
“Kepada yang datang dihimbau untuk sama-sama menjaga kelancaran kegiatan Halalbihalal, dengan begitu hubungan antar anggota KKMSB yang tersebar di Balikpapan tetap terjalin dengan baik. Dan yang terpenting selalu bergandeng tangan untuk terus hidup rukun diperantauan,” pungkasnya. (loh)
