Kacamatanegeri.com, PPU – Harapan ribuan orang tua dan pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk mendapatkan tunjangan perlengkapan sekolah mulai menemukan titik terang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU resmi meluncurkan pendistribusian tahap pertama program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tahun 2026. Kendati demikian, pencairan perdana ini baru menyasar sebagian kecil dari total target penerima, sehingga ribuan siswa lainnya kini harus sabar menanti giliran.
Penyaluran perdana dipusatkan di SMP Negeri 15 PPU pada Jumat (16/10/2026). Pada tahap awal ini, dana bantuan pendidikan sebesar Rp600 ribu per siswa baru dikucurkan kepada 205 pelajar yang tersebar di enam sekolah sasaran, termasuk sekolah di kawasan pesisir seperti Kelurahan Pantai Lango, Gersik, dan Jenebora.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Durajat, mengonfirmasi bahwa bantuan ini difokuskan bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (kelas I SD) dan Sekolah Menengah Pertama (kelas VII SMP).
“Untuk tahap awal ini, penerima Kartu Penajam Cerdas berjumlah 205 siswa dari enam sekolah yang telah siap lebih dulu,” katanya, Jumat (16/10/2026).
Adapun rincian sekolah penerima tahap awal meliputi SDN 004 Penajam (37 siswa), SDN 007 Penajam (31 siswa), SDN 035 Penajam (25 siswa), SMP Dharma Husada Penajam (40 siswa), SMPN 15 PPU (40 siswa), dan SMPN 19 PPU (32 siswa).
Artinya, dengan tercairkannya bantuan bagi 205 siswa tersebut, masih ada sisa 5.680 siswa yang menantikan giliran pencairan dari total kuota sasaran sebanyak 5.885 siswa se-Kabupaten PPU, terdiri dari 3.248 murid SD dan 2.637 pelajar SMP.
Bantuan bernilai Rp 600 ribu ini dirancang khusus untuk meringankan beban ekonomi keluarga dalam membeli perlengkapan sekolah mendasar, seperti seragam, tas, hingga sepatu. Pemkab PPU menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan prioritas utama yang sejalan dengan pembangunan fisik di wilayah Benuo Taka.
“Penyerahan perdana ini menjadi langkah awal dari komitmen Pemkab PPU untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan tepat sasaran. Melalui program KPC, Bupati ingin memastikan tidak ada anak di PPU yang terkendala menempuh pendidikan yang layak,” pungkas Durajat.
Pemerintah daerah berjanji akan terus melanjutkan penyaluran secara bertahap hingga seluruh siswa yang berhak menerima. Adapun jadwal selanjutnya menanti agenda dari pihak perbankan Bankaltimtara. (loe/aja/Adv)


















