Pemkab PPU Serahkan KPC kepada 315 KK di Waru

Advertorial, Berita14 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Terobosan memberikan bantuan kepada siswa dengan uang tunai terus berlanjut. Dimana tidak lagi membagikan barang secara seragam seperti periode pimpinan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kini menyerahkan bantuan pendidikan melalui Kartu Penajam Cerdas (KPC) berbasis dana langsung agar penerima manfaat dapat membeli kebutuhan yang presisi.

Perubahan skema ini disampaikan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, saat meninjau penyaluran KPC di SMP Negeri 13 Waru, Kecamatan Waru. Kegiatan di lokasi ketiga setelah Kecamatan Penajam dan Babulu tersebut dihadiri sekitar 315 kepala keluarga perwakilan penerima bantuan.

banner 336x280

Abdul Waris Muin membeberkan alasan filosofis dan praktis di balik pengubahan metode penyerahan bantuan pendidikan pada masa kepemimpinan Bupati Mudyat Noor, bersama dirinya.

“Rp600 ribu itu untuk Bapak dan Ibu belikan seragam, tas, atau sepatu untuk anaknya. Akan lebih baik lagi jika anak-anaknya sekalian dibawa ke toko agar ukuran sepatu, celana, dan bajunya sesuai. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih termotivasi untuk bersekolah,” katanya, Rabu (4/11/2026).

Dirinya mengungkapkan program KPC berharga Rp600 ribu per anak ini hanyalah satu dari sekian pilar kebijakan penuntasan angka putus sekolah di Kabupaten PPU. Pemerintah daerah telah menyiapkan bantalan sosial pendidikan komprehensif lainnya.

Katanya, selain Kartu Penajam Cerdas, pemerintah daerah juga berkomitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta merealisasikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Lawe-Lawe.

Baca Juga :  Langkah Cepat KPB, Investigasi Laporan Hujan Debu yang Mengotori Pemukiman Warga

“Ini khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dari jenjang SD hingga SMA,” tambah Waris.

Melalui pendekatan bantuan fleksibel yang disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan nyata siswa ini, Pemkab PPU optimistis tidak ada lagi anak di Kecamatan Waru maupun wilayah PPU lainnya yang terhambat mengenyam pendidikan akibat kendala biaya operasional sekolah harian. (Adv/d1)

banner 336x280