Manfaatkan Laut Melimpah, Dinas Perikanan PPU Dorong Produksi Garam Lokal

Advertorial, Berita1505 Dilihat

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Potensi wilayah pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali dilirik sebagai komoditas ekonomi yang menjanjikan. Dinas Perikanan PPU mendorong optimalisasi pemanfaatan air laut untuk diproduksi menjadi garam lokal berkualitas tinggi.

Inovasi dinilai sangat strategis mengingat tingginya kebutuhan garam nasional yang tidak hanya terbatas pada konsumsi pangan manusia, tetapi juga sektor peternakan dan perkebunan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan pihaknya telah membuktikan keberhasilan metode penggaraman modern di wilayah Pejala.

Melalui teknologi penampungan air laut yang dilapisi plastik High-Density Polyethylene (HDPE) serta memanfaatkan bantuan sinar matahari, proses kristalisasi mampu menghasilkan garam dengan kualitas yang sangat bersih dan putih.

“Kita diberkahi dengan laut yang luas dan pasokan air laut yang melimpah. Metode pengkristalan menggunakan plastik HDPE ini sudah pernah kita uji cobakan di Pejala, dan hasilnya luar biasa. Garam yang dihasilkan sangat putih dan berkualitas bagus,” ucap Andi Trasodiharto, Jumat (23/10/2026).

Menurut Andi, pemahaman masyarakat mengenai fungsi garam selama ini kerap terbatas pada kebutuhan dapur. Padahal, garam laut memiliki peran besar dalam menunjang sektor penting lainnya di PPU, khususnya sektor peternakan sapi serta perkebunan kelapa sawit.

Dalam dunia peternakan, garam menjadi nutrisi esensial bagi kesehatan hewan ternak, sedangkan di sektor perkebunan, garam berguna untuk penggaraman tanah guna menekan serangan penyakit pada tanaman.

“Fungsi garam ini bukan hanya untuk kebutuhan konsumsi manusia, tetapi juga untuk ternak seperti sapi dan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit maupun tanaman lainnya. Penggaraman ini efektif membantu mengurangi penyakit-penyakit yang sering menyerang tanaman,” jelasnya.

Melihat kebutuhan garam yang cukup tinggi serta ketersediaan bahan baku air laut yang tak terbatas, Dinas Perikanan PPU optimistis daerah ini sanggup memproduksi garam secara mandiri. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan garam dari luar daerah. (Adv/d1)