Wabup PPU Tegaskan BKPAKSI Miliki Peran Strategis Membina Pendidikan Al-Qur’an

Berita, Daerah1699 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PPU– Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menegaskan, pelantikan Pengurus Daerah Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen membangun generasi Qur’ani dan keluarga sakinah.

Penegasan ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah BKPAKSI Kabupaten PPU masa bhakti 2026–2031 di Kantor Bupati PPU, Kamis (30/4/2026).

banner 336x280

Menurutnya, BKPAKSI memiliki peran strategis dalam membina pendidikan Al-Qur’an, menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama bangsa.

“Peran ini harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat kebersamaan, serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Wabup juga berharap BKPAKSI mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan membentuk generasi berakhlak mulia.

Sementara itu, Direktur BKPAKSI PPU yang baru dilantik, Rasman, mengakui organisasinya masih tergolong muda, dengan usia sekitar lima hingga enam tahun, sehingga belum banyak dikenal masyarakat. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan program ke depan.

“Kami masih perlu memperkenalkan BKPAKSI lebih luas. Visi kami membumikan Al-Qur’an, mulai dari pendidikan usia dini hingga pembinaan keluarga sakinah. Tanpa dukungan semua pihak, tentu ini sulit terwujud,” ujarnya.

Ia juga menyebut kepengurusan saat ini merupakan periode kedua, yang diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi sekaligus memperluas jangkauan program pembinaan.

Baca Juga :  Diskominfo PPU Gelar Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Pengelola KIM Desa dan Kelurahan

Di sisi lain Direktur KPAKSI Kalimantan Timur, Ajib mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memimpin organisasi, karena setiap amanah akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara organisatoris tetapi juga secara spiritual.

Meski penuh harapan, sambung dia, pelantikan ini menyisakan catatan penting. Minimnya pengenalan BKPAKSI di tengah masyarakat menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus baru.

“Tanpa strategi sosialisasi yang kuat dan program terukur, peran strategis yang diharapkan berpotensi belum optimal,” kata dia.

Karena itu, menurutnya sinergi dengan lembaga pendidikan formal dan nonformal serta dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar BKPAKSI mampu berkembang dan benar-benar hadir sebagai motor penggerak pembinaan generasi Qur’ani dan keluarga sakinah di PPU. (hms6/pemkabppu/loh)

 

banner 336x280