Ubah Makanan Siap Saji Jadi Sumber Cerdas

Advertorial, Berita1482 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan tubuh serta kecerdasan anak-anak melalui pemanfaatan hasil laut dan budidaya air tawar.

Langkah ini diambil guna merespons tingginya minat anak-anak terhadap makanan siap saji, sekaligus menyiasati kebiasaan sebagian anak yang enggan mengonsumsi ikan segar secara langsung.

banner 336x280

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, menekankan pentingnya pemenuhan gizi kaya protein untuk menunjang tumbuh kembang anak-anak sejak dini. Menurutnya, kandungan protein tinggi dari sektor perikanan amat vital dalam memperkuat sistem imunitas, menjaga kesehatan tubuh, serta menstimulasi daya pikir dan kecerdasan generasi muda.

Untuk menjawab tantangan selera anak-anak, bahan baku perikanan perlu disajikan dalam bentuk sajian menarik yang lebih familier di lidah mereka. Komoditas ikan dapat disulap menjadi makanan favorit seperti pentol bakso, campuran nasi gizi, hingga kerupuk renyah tanpa mengurangi kandungan nutrisi utamanya.

Tak hanya ikan, potensi udang air tawar yang dibudidayakan menggunakan teknologi sistem bioflok juga disiapkan untuk dikembangkan menjadi varian produk bernilai tinggi seperti kerupuk udang.

“Harapan saya ikan diolah menjadi pentol bakso, diolah jadi nasi, diolah jadi kerupuk, yang setidaknya ternyata bahan bakunya dari ikan,” ungkap Andi Trasodiharto, Kamis (22/10/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rantai proses ini mengusung prinsip pete, kemas, olah, jual dari hulu ke hilir. Ketika para siswa maupun kelompok masyarakat telah memahami keseluruhan skema tersebut, mereka akan digandeng sebagai perpanjangan tangan dinas untuk mensosialisasikan pentingnya pola konsumsi gizi berbasis perikanan secara meluas.

Baca Juga :  RPJMD Tahun 2025, DPRD PPU Usulkan Pembangunan Gedung OPD yang Masih Sewa

Dinas Perikanan PPU siap melakukan survei lokasi dan mematangkan desain program setelah kesiapan sarana fisik terpenuhi di lapangan. Pelaksanaan program strategis ini rencananya akan mengombinasikan skema dukungan dari kementerian pusat serta pendanaan anggaran daerah.

“Penguatan kelembagaan penerima manfaat juga terus dipersiapkan agar penyaluran bantuan sarana fisik, seperti terpal kolam dan infrastruktur pendukung lainnya, dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, akuntabel, dan bebas kendala administratif,” pungkas Andi. (Adv)

banner 336x280