Targetkan 3.500 Peserta, BI Balikpapan Geber FENTURUN 2026, Medali Finisher dari Limbah Uang Kertas

Berita, Daerah8 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital terus digalakkan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut dijalankan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan dengan menggelar Festival Nontunai Nusantara Running (FENTURUN) 2026 di Pantai Kilang Mandiri Balikpapan, Minggu (26/7/2026).

banner 336x280

Sebanyak 3.500 peserta dijadwalkan mengikuti ajang lari yang terdiri dari kategori 5K, 10K, dan Half Marathon (21K). Selain olahraga, FENTURUN 2026 juga menghadirkan berbagai layanan publik, promosi UMKM, edukasi digital, hingga kampanye lingkungan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, FENTURUN 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Nontunai Nusantara (FENTURA) Series 2026. Telah menjadi agenda tahunan sejak 2024 kini berkembang menjadi wadah kolaborasi lintas sektor.

“FENTURUN 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Melalui tema Step for the Run, Step for the Future, kami mengintegrasikan gaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, penguatan UMKM, literasi Masyarakat, serta perluasan akseptasi pembayaran digital dalam satu ekosistem kolaboratif,” ujar Robi dalam siaran pers, Rabu (22/7/2026).

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh transaksi dilakukan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai implementasi ekosistem pembayaran digital. Sebanyak 16 UMKM kuliner unggulan akan dilibatkan bersama layanan publik dari Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, hingga penampilan seni dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Tagih Janji Pembangunan Masjid di Kawasan Grand City Balikpapan

Tidak hanya itu, FENTURUN 2026 juga mengusung konsep ramah lingkungan. Uniknya medali finisher yang diberikan ke peserta dibuat dari Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) atau Uang Kertas Tidak Layak Edar (UTLE) sebagai bagian penerapan ekonomi sirkular.

Bahkan panitia juga menyediakan reusable bottle dan paper glass di seluruh titik water station untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Dalam rangkaian FENTURA Series 2026, Bank Indonesia juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui sejumlah program, di antaranya Belajar Rupiah dan Pelindungan Konsumen di Lingkungan Kelurahan (BERLIAN) bersama TP PKK Kota Balikpapan, Edukasi Sinergi (ENERGI) bersama pemerintah daerah, akademisi dan komunitas, serta Edukasi Keliling (ELING) yang menyasar generasi muda mengenai QRIS, Cinta Bangga Paham Rupiah, dan pelindungan konsumen. (dwn)

banner 336x280