Strategi Stabilisasi Harga Pangan ala Diskukmperindag PPU

Advertorial, Berita1505 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui sinergi lintas instansi terus memperkuat langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Upaya penanganan ini dilakukan secara bertahap agar ketersediaan pangan tetap terjaga serta harganya dapat dijangkau oleh seluruh lapisan warga secara merata.

banner 336x280

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten PPU, Marlina, menyampaikan bahwa skema penanganan pasokan pangan saat ini difokuskan pada program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PPU.

“Ini kita sementara GPM dari Dinas Ketahanan Pangan. Jadi nanti setelah GPM, baru kita masuk OP (Operasi Pasar). Jangan sampai kalau harga tinggi, kasihan masyarakatnya. Jadi di saat mendekati akhir tahun nanti kita akan operasi pasar,” ujar Marlina, Kamis (22/10/2026).

Marlina menegaskan, momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta tingginya aktivitas belanja masyarakat di penghujung tahun sering kali memicu kenaikan harga barang pokok yang cukup signifikan akibat peningkatan permintaan.

Oleh sebab itu, intervensi langsung dari pemerintah daerah dalam bentuk Operasi Pasar sangat penting dilakukan guna melindungi daya beli masyarakat agar tidak terbebani.

Terkait dengan jadwal pelaksanaan kedua kegiatan tersebut, Marlina membeberkan bahwa program GPM saat ini sudah berjalan aktif di lapangan dengan menyasar berbagai titik wilayah secara bergantian.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pasca Lebaran, Bupati PPU Mudyat Noor Ajak ASN Jaga Kekompakan & Sinergi dalam Pelayanan

Sementara itu, untuk program Operasi Pasar yang berada di bawah naungan Diskukmperindag direncanakan bakal digelar menjelang pertengahan bulan Desember mendatang.

“Kalau GPM sudah berlangsung dari Dinas Ketahanan Pangan, dia sudah keliling itu. Kalau Operasi Pasar nanti minggu kedua lah di bulan Desember,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi berkesinambungan antara Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar ini, Pemkab PPU optimistis pasokan bahan pangan pokok di pasaran tetap aman, terkendali, dan terjangkau sehingga beban perekonomian masyarakat dapat diringankan secara optimal. (Adv/d1)

banner 336x280