Stabilkan Harga Jelang Tahun Baru 2026, Pemkab PPU Masifkan Operasi Pasar di 15 Titik

Berita, Daerah189 Dilihat
banner 468x60

KACAMATANEGERI.COM, PPU – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang malam pergantian tahun 2026.

Tercatat, sebanyak 15 titik Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) dikerahkan di berbagai wilayah Benuo Taka selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

banner 336x280

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag Kabupaten PPU, Marlina, mengungkapkan bahwa intensitas operasi pasar ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.

“Sepanjang tahun 2025, total sudah 40 kali Operasi Pasar dan GPM kami laksanakan. Langkah ini adalah upaya nyata untuk memantau sekaligus mengintervensi stabilitas harga di tingkat konsumen,” ujar Marlina, Selasa (30/12/2025).

Bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian khusus dalam intervensi kali ini. Saat ini, harga bawang merah di pasaran berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Selain bawang merah, Marlina merinci daftar harga komoditas penting lainnya yang tersedia dalam Operasi Pasar, seperti Minyakita Rp16 ribu per liter, Minyak Goreng Premium Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per liter, Beras SPHP Rp58 ribu per 5 kilogram, dan Beras Premium kisaran Rp65 ribu per 5 kilogram.

Marlina menepis isu kenaikan harga yang tidak terkendali. Menurutnya, harga di pasar saat ini sangat bervariatif, memberikan pilihan bagi masyarakat sesuai dengan daya beli masing-masing.

Baca Juga :  Peringatan Dini Bencana hingga Solidaritas Masyarakat PPU untuk Sumatera

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen bijak. Berbelanjalah sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan,” tambah dia.

Menjelang malam tahun baru yang identik dengan tradisi makan bersama, Dinas KUKM Perindag memastikan stok bumbu dapur, daging, dan sayuran dalam kondisi aman. Kelancaran pasokan ini didukung oleh distribusi yang dilakukan hingga dua kali lipat dari biasanya.

Adapun pasokan komoditi di PPU disokong dari berbagai daerah strategis, mulai dari Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, hingga Surabaya.

Salah satu titik sorotan adalah Operasi Pasar di Kecamatan Sepaku. Bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Operasi Pasar di wilayah ini tampil lebih modern dengan menghadirkan pilihan komoditas yang sangat beragam, mulai dari cabai rawit hingga bawang bombai, serta mendukung sistem pembayaran digital.

“Operasi Pasar Sembako ini tidak hanya fokus pada harga, tapi juga mengoptimalkan pasokan lokal dan memberikan edukasi langsung kepada konsumen agar ekosistem dagang di PPU tetap sehat,” pungkas Marlina. (loh)

banner 336x280