PPU Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda ke-98

Advertorial, Berita43 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berlangsung khidmat dan penuh makna. Bertindak sebagai pembina upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar.

Tohar menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter patriotik, ketangguhan mental, serta kepekaan sosial yang tinggi.

banner 336x280

Upacara yang dipusatkan di lingkungan Pemkab PPU pada Rabu (28/10/2026) ini diikuti oleh barisan Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai non-ASN, Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Perhubungan. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan soliditas lintas sektor dalam memaknai momentum historis sumpah pemuda.

Meneruskan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Tohar menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak boleh hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, laju transformasi digital, atau berlimpahnya sumber daya material semata. Tolok ukur utama tetap terletak pada kualitas manusia, keteguhan moral, serta kecintaan yang tulus kepada tanah air.

“Semangat sumpah pemuda yang lahir hampir satu abad silam harus terus bernapas dalam keseharian kita. Ia bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan fondasi karakter yang wajib melekat pada diri setiap pemuda,” ujar Tohar.

Dalam arahannya, Tohar merinci tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh generasi masa kini agar mampu menjawab tantangan zaman. Pertama, patriotisme nyata yang dibuktikan lewat kerja nyata dan pengabdian tulus di bidang masing-masing.

Baca Juga :  Diskan PPU Berikan Bantuan Alat Pengolahan untuk Pokhlasar Pemula di Babulu

Kedua, kegigihan atau daya juang tinggi agar pemuda tidak mudah tumbang saat menghadapi badai krisis maupun kegagalan. “Ketiga, empati kemanusiaan sebagai pagar pembatas agar kesuksesan individu tidak membuat seseorang abai terhadap penderitaan dan kebutuhan sesama di sekitarnya,” sebutnya.

Ia mengingatkan, kesuksesan pembangunan daerah maupun nasional akan kehilangan esensinya jika berjalan tanpa kepedulian sosial. Oleh karena itu, para pemuda di Benuo Taka didorong untuk berani memasang target dan mimpi besar, diimbangi etos kerja keras, tanpa pernah meninggalkan kepekaan terhadap lingkungan sosial.

“Pemuda masa kini harus siap menjadi pemimpin yang melayani. Setiap ilmu yang ditebar, karya yang diciptakan, dan keringat perjuangan yang dikorbankan adalah wujud cinta murni kita kepada Indonesia,” imbuh Tohar.

Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemkab PPU berharap gelora persatuan dapat terus terjaga. Generasi muda dituntut untuk mengambil peran terdepan, baik dalam akselerasi pembangunan daerah di serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) maupun dalam menjaga keutuhan bangsa.

Upacara pun ditutup dengan pekikan penuh energi, “Salam Pemuda!”, sebagai pengingat abadi bahwa masa depan bangsa ini berada di tangan generasi yang patriotik, gigih, dan berempati. (Adv/d1)

banner 336x280