Pemkab PPU Genjot Produksi Padi Melalui Penerapan Pertanian Modern

Kacamatanegeri.com PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan sektor pertanian daerah melalui penerapan program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS).

Program prioritas ini diyakini mampu mendongkrak produktivitas padi secara signifikan sekaligus mendukung dan membantu ketahanan pangan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Bupati PPU, Mudyat Noor, menyampaikan bahwa Kabupaten PPU mendapat kepercayaan besar dari Kementerian Pertanian untuk menjadi pusat pelaksanaan penanaman program PM-AAS. Dari total alokasi 7.126 hektar lahan yang disiapkan untuk Provinsi Kalimantan Timur, separuhnya berada di wilayah Penajam Paser Utara.

“Pemusatan penanaman PM-AAS ini dilaksanakan di Kabupaten PPU. Dari 7.126 hektar yang dianggarkan untuk Kaltim, sebanyak 3.500 hektar ada di PPU. Artinya, sekitar 50 persen dari seluruh program ini bertempat di daerah kita,” ujar Mudyat.

Mudyat menjelaskan, bahwa PM-AAS dirancang khusus untuk meningkatkan volume produksi padi secara intensif. Berdasarkan pemantauan langsung pada kegiatan percontohan di Malang, penerapan sistem pertanian modern ini terbukti mampu menghasilkan lonjakan panen yang pesat hingga mencapai kisaran 5 hingga 7 ton per hektar.

Untuk mencapai target peningkatan produksi tersebut, Pemkab PPU menyiapkan langkah penanganan intensif bersama para petani di lapangan. Keberhasilan penyetujuan usulan luas lahan ini juga tidak lepas dari kerja keras serta sinergi yang solid antar instansi, khususnya Dinas Pertanian lokal dan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

“Meskipun wilayah tanam padi di PPU bukan yang terluas jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Kutai Kartanegara, usulan kita tetap mendapat persetujuan dan alokasi terbesar. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian Pertanian serta kontribusi rekan-rekan Dinas Pertanian dan para PPL yang berjuang keras di lapangan,” tambahnya.

Melalui sinergi antarlembaga dan pendampingan teknologi modern ini, Pemkab PPU optimistis kualitas serta kuantitas hasil panen masyarakat akan meningkat drastis demi mendukung kesejahteraan para petani daerah. (Adv)