Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menata ulang keberadaan Pasar Waru. Kondisi pasar saat ini dinilai tidak hanya memprihatinkan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga karena aktivitas perdagangan masih berada tepat di pinggir jalan raya.
Menurut Abdul Waris, langkah revitalisasi ini merupakan kebutuhan mendesak mengingat fasilitas tersebut menyangkut hajat hidup masyarakat banyak. Pemerintah daerah menargetkan proyek penataan dan pemindahan pasar ini dapat mulai diprioritaskan pada tahun anggaran mendatang.
“Ya sih kalau saya melihat dan memang itu Pasar Waru harus. Karena itu kan milik warga dan masyarakat yang ada sekarang di pinggir jalan, dan itu membahayakan sekali. Jadi memang kalau memang 2027 nanti ada mendapatkan anggaran, ya kita cobalah untuk merubah itu,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Meski demikian, rencana strategis tersebut bukan tanpa hambatan. Kendala utama yang dihadapi Pemkab PPU hingga saat ini masih berputar pada persoalan klasik, yakni ketersediaan anggaran. Pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan dana untuk merampungkan proyek relokasi dan pembangunan fisik pasar ini berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp20 miliar, mirip dengan pembiayaan proyek pasar serupa di wilayah Sesulu.
Pihak pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya menempuh jalur pendanaan pusat dengan memasukkan proposal bantuan anggaran senilai Rp10 miliar ke pemerintah pusat. Sayangnya, janji maupun proposal yang pernah diajukan tersebut belum membuahkan hasil nyata.
“Kendalanya semua ke anggaran. Pernah dijanjikan, proposal sudah masuk sampai sekarang tidak ada realisasinya,” tambahnya.
Kendati terkendala pembiayaan dari pemerintah pusat, pemda memastikan bahwa persiapan teknis di lapangan sebenarnya sudah memiliki fondasi yang cukup jelas. Lokasi dan lahan pembangunan baru untuk relokasi pedagang Pasar Waru sudah tersedia dan siap dilanjutkan kapan pun anggaran tersedia.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak agar revitalisasi Pasar Waru dapat segera terwujud demi keamanan, kenyamanan, serta perekonomian masyarakat setempat,” pungkas Waris. (Adv/d1)














