Pemkab PPU Ajukan 41 Program Prioritas di Musrenbang RKPD Kaltim 2027

Berita, Daerah273 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Odah Etam Samarinda, Kamis, (30/4/26).

Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah PPU, Tohar menyampaikan sebanyak 41 usulan program prioritas yang berfokus pada penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

banner 336x280

“Usulan yang kami sampaikan merupakan langkah strategis untuk memastikan PPU tidak hanya menjadi daerah penyangga, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan kawasan IKN,” ujar Tohar.

Fokus utama usulan mencakup peningkatan konektivitas wilayah, di antaranya pembangunan jalan pendekat dan Jembatan Sungai Puan yang akan menghubungkan wilayah Penajam dengan kawasan Bandara VVIP IKN serta Jembatan Pulau Balang.

Selain itu, sektor ketahanan pangan turut menjadi prioritas melalui rencana pembangunan bendungan gerak dan peningkatan jaringan irigasi teknis di Kecamatan Babulu guna mendukung kebutuhan pangan masyarakat, termasuk di kawasan IKN.

Pada sektor pendidikan, Pemkab PPU mengusulkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 8 serta rehabilitasi SMAN 2 Waru untuk meningkatkan akses layanan pendidikan menengah.

Sementara itu, program peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan pelindung abrasi pantai di kawasan Pantai Corong dan Sungai Parit juga menjadi bagian dari usulan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

Baca Juga :  Pj Bupati PPU Tekankan Pentingnya Peran Humas dan Protokol dalam Pembangunan Daerah

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dalam arahannya menegaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan tahun 2027 harus berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah kehadiran IKN.

“Perencanaan pembangunan harus tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, dan memberikan dampak langsung. Kurangi kegiatan yang bersifat seremonial, dan fokus pada program prioritas yang menyentuh kesejahteraan rakyat,” tegas Rudy.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, mengingat Kalimantan Timur diproyeksikan sebagai superhub IKN, serta perlunya penyelarasan dengan program prioritas daerah seperti Gratispol dan Jospol.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin, menyampaikan hasil Musrenbang akan menjadi dasar dalam penyusunan APBD Tahun 2027, dengan target penetapan RKPD pada 30 Juli 2026.

Melalui usulan tersebut, Pemkab PPU berharap dapat terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar IKN. (hms05/IP/loh)

banner 336x280