Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri produksi garam lokal.
Meski komoditas ini kerap dipandang sebelah mata, pengelolaan dan produksi garam dalam skala massal berpeluang besar menjadikan Kabupaten PPU sebagai salah satu sentra garam unggulan baru di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Guna mewujudkan potensi strategis tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten PPU resmi menjalin kerja sama kajian teknis dengan Universitas Mulawarman (Unmul), khususnya Fakultas Perikanan.
Kolaborasi lintas sektor ini dirancang untuk memperkuat riset serta penerapan teknologi tepat guna di lapangan.
Melalui kemitraan ini, pihak akademisi Universitas Mulawarman siap menerbangkan para mahasiswa ke wilayah pesisir PPU. Pembagian peran dilakukan melalui program skema sharing, baik lewat Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun Praktik Kerja Lapangan (PKL).
“Para mahasiswa bersama masyarakat setempat akan fokus membangun demplot atau lahan percontohan pembuatan garam. Jika proyek demplot awal ini terbukti berhasil dan efektif, program akan langsung dikembangkan ke skala industri yang jauh lebih besar,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, Kamis (22/10/2026).
Dirinya menegaskan, metode serta sarana teknis yang diperlukan untuk memproduksi garam sebenarnya terbilang sederhana dan sangat efisien. Ia bilang, cukup mesin sedot dan pipa yang menjulur ke laut.
“Nanti dari mesin sedot itu dialirkan menuju ke penampungan atau terpal-terpal yang dilingkupi plastik HDPE. Dibiarkan terurai dalam beberapa hari, paling tidak dua hari di bawah panas terik matahari, nanti air laut akan mengkristal dengan sendirinya. Tinggal digerak-gerakkan atau digoyang-goyang saja, itu sudah menjadi garam. Langkah ini bahkan sudah pernah kita praktikkan sebelumnya,” ungkap Andi.
Dengan integrasi antara kemitraan akademis, pemanfaatan sumber daya alam pesisir, serta efisiensi teknologi penjemputan air laut, Pemerintah Kabupaten PPU optimistis dapat memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus mendorong lahirnya komoditas unggulan baru di sektor kelautan. (Adv/d1)












