Motivasi dan Pulihkan Mental, Bupati PPU Dampingi Korban Perundungan di Sekolah

Berita, Daerah19 Dilihat

Kacamatanegerei.com, PPU – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, memberikan dukungan moral kepada seorang siswa yang menjadi korban perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kunjungan tersebut dilakukan kepada korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD Aji Putri Botung, Nipah-Nipah, Senin (27/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Mudyat Noor menyampaikan empati serta motivasi agar korban tetap kuat menjalani proses pemulihan dan tidak kehilangan rasa percaya diri.

“Kami sudah mengunjungi anak tersebut, mencoba memulihkan mentalnya, sekaligus memberikan semangat kepada kedua orang tuanya. Mudah-mudahan dukungan moril ini bisa membantu mereka bangkit menghadapi persoalan yang ada,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perundungan merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dalam dunia pendidikan. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak—mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya di bidang pendidikan. Edukasi harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah,” tegasnya.

Selain memberikan dukungan langsung, Pemkab PPU juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait guna memastikan penanganan kasus dilakukan secara tepat, termasuk pendampingan psikologis bagi korban.

Pemkab PPU berkomitmen memperkuat upaya pencegahan perundungan melalui edukasi, pengawasan, serta penegakan aturan di lingkungan sekolah.

Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, penghormatan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (hms6/pemkab/ppu)