Menyusuri Hutan, Direksi PTMB Ajak Walikota Balikpapan Sidak Peremajaan Pipa Air Baku Transad

Berita, Daerah54 Dilihat

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan terus ditunjukkan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) selaku perusahaan pengelola distribusi air minum di seluruh Balikpapan.

Langkah nyata itu dilakukan dengan melakukan peremajaan pipa air baku TransAd menuju jalur IPAM Kampung Damai. Untuk mempersiapkannya, Direksi PTMB bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud melakukan survei lapangan dilokasi Transad, Kamis (18/6/2026).

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin turun langsung mendampingi Walikota Balikpapan. Hadir menemani, Direktur Operational, Ali Rahman dan Direktru Teknik, M Kohirudin.

Kegiatan ini menurut Yudhi, dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi eksisting jaringan yang akan diremajakan, sekaligus memastikan kesiapan teknis agar proses pelaksanaan berjalan dengan baik.

“Survai lapangan bersama Walikota Balikpapan di lokasi Transad sebagai langkah awal pelaksanaan peremajaan pipa air baku menuju IPAM Kampung Damai,’ ujar Yudhi.

Dikatakan Yudhi, peremajaan infrastruktur merupakan bagian dari upaya PTMB untuk terus meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih bagi masyarakat kota Balikpapan.

“PTMB akan terus melakukan langkah nyata untuk menjaga kontinuitas distribusi air bersih keseluruh pelosok kota Balikpapan,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud nampak antusias mengikuti peninjauan bersama Direksi PTMB, dengan melakukan jalan kaki menyusuri medan hutan di kawasan Transad.

“Alhamdulillah kami bersama Direksi PTMB baru saja mengunjungi pengerjaan pipa induk yang menyalurkan air dari kawasan Dam ke Kilometer 8,” katanya

Menurut Rahmad, peremajaan pipa dilakukan dikarenakan pipa-pipa induk air baku banyak yang sudah lama.

“Peremajaan pipa harus terus dilakukan, karenanya pergantian pipa induk dari pengakuan manajemen PTMB, pipa yang saat ini usianya sudah berumur, kurang lebih 50 tahunan, sejak tahun 1978, artinya pipa ini baru ada saat dirinya lahir,” paparnya.

Jadi kata Walikota, revitalisai pipa induk atau pipa-pipa sambungan yang lama di seluruh kota secara bertahap akan diganti yang baru.

“Mudah-mudahan langkah ikhtiar kita untuk memperbaiki pipa yang baru untuk mensuplai air keseluruh warga nanti bisa lebih optimal,” ungkapnya. (loh)