KPwBI Balikpapan Perluas Akses Pasar UMKM dan Binaan melalui ISEF dan TEI

Berita, Daerah1562 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan (KPwBI Balikpapan) secara integratif dan berkesinambungan terus mendorong perluasan akses pasar UMKM binaan dan mitra melalui dukungan jejaring bisnis untuk pasar domestik dan internasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi menyatakan komitmen nyata dan strategis tersebut diwujudkan dengan melibatkan UMKM binaan dan mitra dalam rangkaian event pengembangan kapasitas, pendampingan, promosi, dan perluasan akses pasar.

banner 336x280

“Kesemua upaya nyata ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif,” kata Robi melalui siaran pers, Kamis (22/10/2026).

Dijelaskan, keterlibatan mitra dalam rangkaian event dilakukan sepanjang Oktober, diantaranya dalam rangkaian dua event strategis berskala nasional dan internasional, yaitu Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 14-18 Oktober 2026, serta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang pada 14-18 Oktober 2026.

Dalam rangkaian event ISEF 2026, KPwBI Balikpapan mendorong perluasan akses pasar melalui keikutsertaan 4 UMKM binaan dan mitra, yang terdiri atas sektor modest fashion sejumlah 2 UMKM, serta makanan dan minuman olahan sejumlah 2 UMKM.

Sementara itu dalam rangkaian TEI 2026, KpwBI Balikpapan mendorong perluasan akses pasar melalui keterlibatan 7 UMKM yang terdiri atas 5 UMKM pada makanan dan minuman olahan, serta 2 UMKM pada bidang kriya.

Partisipasi dan keterlibatan UMKM binaan dan mitra dalam rangkaian kedua event strategis tersebut telah menghasilkan capaian positif dan menggembirakan.

Baca Juga :  PPU Jadi Tuan Rumah Pameran Teknologi Tepat Guna

“Hasil nyata yang diperoleh adalah terbukanya jejaring dan akses perluasan pasar UMKM binaan dan mitra pada pasar internasional, sekaligus membuka peluang transaksi dan kerja sama bisnis internasional lebih lanjut,” jelasnya.

Dari rangkaian event ISEF 2026 dan TEI 2026, UMKM binaan dan mitra KPwBI Balikpapan telah berhasil menghimpun transaksi ekspor lebih dari Rp9 miliar, melalui 14 Letter of Intent (LOI) sebesar Rp9,10 miliar dan 3 Purchase Order (PO) yang sebesar Rp2,75 juta, selain penjualan secara langsung baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Sepanjang perhelatan ISEF 2026, penjualan secara langsung tercatat sebesar Rp80,54 juta, sementara untuk TEI 2026 sebesar Rp 13,50 juta, terutama pembelian langsung oleh buyer internasional untuk sampel produk. Progres dan capaian ini menunjukkan semakin terbukanya akses UMKM daerah menjangkau pasar nasional dan ekspor.

Lebih lanjut, dalam rangkaian perhelatan event ISEF 2026, partisipasi UMKM KPwBI Balikpapan untuk bidang fesyen, melibatkan HHarum dan Rumah Ampiek. Kedua UMKM memperoleh kesempatan menampilkan karya terbaiknya dalam perhelatan IN2MOTIONFEST (Indonesia International Modest Fashion Festival) x JMFW (Jakarta Muslim Fashion Week) pada 14 September 2026 dan 15 September 2026 yang dihadiri para penggiat fashion nasional dan internasional.

Juga ditampilkan beragam produk di exhibition booth, baik fesyen maupun makan minum olahan, selain Rumah Ampiek dan HHarum ada Kampoeng Timoer, dan Bungas Wedang Dayak.

Partisipasi UMKM binaan dan mitra KPwBI Balikpapan pada ISEF 2026 juga diperluas melalui keikutsertaan produk dalam Halal Mart. Sebanyak enam UMKM binaan dan mitra diikutsertakan produknya, yaitu Trubus Iman, Bontings, CB Food, Wedang Dayak, Salakilo, dan Delkoff, untuk dipasarkan selama penyelenggaraan rangkaian event.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Gunung Mulia, Bukti Nyata Pemkab PPU Jaga Ketersedian Pangan

Selanjutnya, KPwBI Balikpapan juga turut mendukung promosi produk UMKM binaan dan mitra melalui keikutsertaan satu UMKM dalam Jaringan Wirausaha Syariah Mendorong Ekspor (Jawara Ekspor), yaitu melibatkan produk PT. Deli Koffie Indonesia (Delkoff) pada area promosi produk berorientasi ekspor. Keikutsertaan tersebut menjadi sarana untuk memperluas eksposur produk kepada calon pembeli dan mitra bisnis internasional.

Sementara dalam rangkaian perhelatan event TEI 2026. KPwBI Balikpapan mendorong tujuh UMKM binaan dan mitra untuk terlibat secara aktif dengan bertemu, berdialog, serta bernegosiasi secara langsung dengan para calon buyer, termasuk melalui keterlibatan dalam business matching (BM).

Rangkaian event TEI 2026 dihadiri para buyer lebih dari 150 negara yang hadir dengan jumlah buyer peserta event mencapai 9.600 orang. Ketujuh UMKM binaan dan mitra yang berpartisipasi terdiri atas: Koperasi Kriya Inovasi Mandara (KIM), Bonles Food, Amplang Ikan Asik, Mantau Fya, Salakilo, Gunaco, dan Fixty.

Dukungan terhadap keikutsertaan UMKM binaan dan mitra secara langsung dalam rangkaian event tradeshow internasional tersebut melalui TEI 2026 menjadi momentum yang sangat berharga bagi UMKM daerah untuk memperkenalkan masing-masing produk unggulannya di panggung internasional. (*/dwn)

banner 336x280