Kontingen PPU di Popda Kaltim 2025 Target 5 Besar

banner 468x60

KACAMATANEGERI.COM, PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), meskipun menyandang predikat tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII 2025, memilih mengambil pendekatan realistis dan suportif alih-alih membebani kontingen Benuo Taka dengan target juara umum.

Popda, yang dijadwalkan berlangsung dari 20 hingga 27 November dengan mempertandingkan 16 cabang olahraga (cabor), menjadi momen PPU untuk menunjukkan semangat perbaikan dan komitmen pada pembinaan atlet.

banner 336x280

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Andi Singkerru, mengatakan tidak mematok target muluk-muluk, seperti juara umum. Target utama adalah masuk ke dalam 5 besar klasemen akhir.

“Kalau juara umum, Alhamdulillah. Karena, target kami tak muluk-muluk,” kata Andi Singkerru, Jumat (14/11/2025).

Capaian itu nantinya diharapkan menjadi lompatan signifikan, memperbaiki peringkat PPU yang pada Popda sebelumnya di Kabupaten Paser hanya mampu menempati posisi ke-7. Berbeda dengan daerah lain yang mungkin fokus pada tekanan target, Pemkab PPU memilih pendekatan yang lebih memotivasi, yakni jaminan bonus bagi peraih medali.

Andi Singkerru meyakini langkah ini sangat penting untuk menjaga semangat juang atlet muda. “Bonus sudah pasti, nanti ada rinciannya dari masing-masing juara. Hal itu terus kami lakukan supaya atlet muda yang selama ini berjuang membawa nama baik daerah tidak pernah luntur semangatnya,” jelasnya.

Komitmen pendanaan juga menunjukkan keseriusan Pemkab, dengan total anggaran Popda mencapai Rp 7 miliar. Rincian Rp4 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU dan Rp3 miliar dari Pemprov Kaltim.

Baca Juga :  DPRD PPU Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024

Dari 16 cabor yang dipertandingkan, PPU mampu menjadi lokasi utama untuk sekitar 80 persen cabor, termasuk sepakbola, taekwondo, voli, pencak silat, dan atletik. Namun, empat cabor harus digelar di luar PPU, yaitu Judo dan Karate di Balikpapan, Senam di Samarinda, dan Renang di Kutai Kartanegara (Kukar).

Keterbatasan ini diakui Andi Singkerru: “Untuk Judo dan Karate tidak ada atlet. Sedangkan, renang tak ada venue-nya yang standar, senam karena juga diinginkan oleh provinsi dilaksanakan di Samarinda.

Meskipun demikian, semangat juang kontingen PPU yang sebagian besar bertanding di rumah sendiri diharapkan berlipat ganda. Andi juga mengajak masyarakat untuk turun menonton dan memberikan dukungan langsung.

“Kehadiran masyarakat menonton dan berikan dukungan sangat membantu dalam meraih prestasi dan berbicara banyak di Popda,” tambahnya. (Adv)

banner 336x280