Kolaborasi Untuk Lingkungan, PTMB dan Enable Project Bersih-Bersih Pantai Dusit

Berita, Daerah, Nusantara36 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Implementasi sikap peduli terhadap lingkungan ditunjukkan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) bersama Enable Project melalui aksi bersih Pantai Dusit di kawasan pantai Markoni, Balikpapan, Kamis (3/9/2026).

Berlabel Beach Clean Up Day 2026, aksi bersih-bersih melibatkan karyawan PTMB yang dipimpin langsung Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin. Turut mendampingi Direktur Umum Purnamawaty, Direktur Operational Ali Rachman, dan Direktur Teknik M Kohirrudin.

banner 336x280

Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Suseyto bersama jajaran instansi Pemkot Balikpapan juga hadir berjibaku membersihkan pantai.

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan pesisir pantai sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kota Balikpapan.

“Ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat menjaga kebersihan kawasan pesisir,” katanya.

Dikatakan, kerja sama PTMB dengan Enable Project dalam kegiatan lingkungan bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, pada tahun lalu, telah menjalankan program penanaman mangrove.

“Tahun lalu kami bersama Eneble Project menanam mangrove. Sekarang dilanjutkan dengan kegiatan bersih pantai,” ujar Yudhi.

Ia menilai upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun satu kelompok tertentu. Yang tentunya keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar dampaknya dapat dirasakan masyarakat.

“Melalui semangat gotong-royong dan kolaborasi, mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih. kesemuanya pasti akan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Safari Jumat di Desa Api-Api, Bupati PPU Tekankan Penguatan Ekonomi dan Klarifikasi Isu APBD

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengapresiasi keterlibatan PTMB dan Enable Project dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

“Kegiatan ini satu hal yang posistif, dan mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan secara rutin bagi warga sekitar pantai,” katanya.

Bagus mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Semoga kegiatan ini juga mendapat perhatian dari komunitas dan perusahaan di Balikpapan untuk mengikuti jejak aksi PTMB,” harapnya.

Meski Balikpapan telah memperoleh penghargaan sebagai kota terbersih kedua di Indonesia. Namun, menurut Bagus, penghargaan tersebut tidak berarti persoalan sampah di seluruh wilayah Balikpapan telah tuntas.

“Perhargaan yang diraih berbanding terbalik karena ternyata masih ada beberapa wilayah yang banyak sampah,” kata Bagus.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, perusahaan, komunitas  dan masyarakat perlu mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Penanganan sampah Itu harus jadi perhatian dan tugas bersama-sama,” ungkapnya.

Aksi Sangat Diperlukan, Berharap Berkelanjutan

Sementara General Manager Enable Project, Julian Ronald mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai bersama PTMB ini kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya yang fokus pada penanaman mangrove.

“Yah ini acara kedua kami berkolaborasi dengan PTMB, yang mana tahun lalu fokus penanaman mangrove, tahun ini bersih-bersih lingkungan, yang dikhususkan bersih-bersih pantai,” katanya.

Ronald menyatakan, bahwa urusan lingkungan bukan urusan satu pihak saja, tapi semua harus terlibat, baik itu pemerintah maupun masyarakat.

Baca Juga :  Diusia ke-23 PPU, Berharap Duet Mudyat dan Waris Muin Bawa Kesejahteraan Masyarakat

“Jadi sasarannya bukan satu instansi, tapi ini sasarannya bersama semua pihak,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Ketua Rt 1, Kelurahan Damai, Purwoko atas berkenannya PTMB bersama Enable Project melakukan bersih-bersih pantai dilingkungannya.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepedulian PTMB berkolaborasi Enable Project dan masyarakat untuk peduli lingkungan,” katanya.

Diakui Purwoko, aksi-aksi bersih-bersih pantai ini sangat diperlukan mengingat banyaknya sampah kiriman yang mengotori pantai dilingkungan Rt 1.

“Semoga aksi ini juga dapat ditiru oleh perusahaan dan komunitas lain, tidak hanya sekali sebulan tapi kalua bisa 2 atau 3 kali sebulan, agar pantai tetap bersih,” ungkapnya.

Aksi-aksi bersih pantai bertema Laut Bersih, Kehidupan Lestari itu juga dirangkai pemberian bantuan 50 drum berkapasitas 200 liter kepada masyarakat melalui RT setempat.

Bantuan tersebut memiliki fungsi ganda. Saat musim kemarau, drum dapat dimanfaatkan warga sebagai wadah penampungan air. Sementara untuk kebutuhan kebersihan lingkungan, drum juga bisa digunakan sebagai tempat menampung sampah. (dwn)

banner 336x280