Kemenag Balikpapan Apresiasi dan Akui Safari Ramadan 1447 H Sebagai Syiar Agama

Berita, Daerah18 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan mengapresiasi suksesnya pembukaan Safari Ramadan 1447 H gelaran Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Walikota, Selasa (24/2/2026).

“Alhamdulillah, Safari Ramadan 1447 H yang dibuka secara resmi oleh Walikota Balikpapan sukses digelar sebagai bentuk syiar agama ke masyarakat luas, khususnya umat muslim,” kata Kepala Kantor Kemenag Kota Balikpapan, Masrivani usai acara Safari Ramadan.

banner 336x280

Kepada media, dirinya mengakui melalui Safari Ramadan ini, menumbuhkan rasa cinta atas kedatangan bulan Ramadan.

“Dengan Safari Ramadan ke masyarakat, tentunya bukan hanya pertemuan biasa, tapi juga untuk meramaikan masjid yang dikunjungi sebagai tempat beramal ibadah,” ujarnya.

Masrivani juga menyatakan, dalam bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah.

“Adapun tempat pembayarannya bisa melalui badan amil zakat yang telah terdaftar di Kementrian Agama Kota Balikpapan,” ungkapnya.

Momentum Perkuat Sinergi dan Jaga Stabiltas Pangan

Sementara Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dirinya menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum silaturahmi dan komunikasi langsung antara jajaran pemerintah kota dengan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin mempererat hubungan antara umara dan umat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, partisipasi, dan doa dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pemahaman, Sigit Wibowo Sosialisasikan Perda Pajak dan Retribusi yang Diterbitkan Pemprov Kaltim

Walikota juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Ramadan.

Tentunya kata Rahmad, masyarakat berbelanja secara bijak guna membantu pengendalian inflasi, sekaligus tetap menggerakkan roda perekonomian daerah. Selain itu, warga diminta waspada terhadap potensi gangguan keamanan maupun modus kejahatan yang kerap meningkat pada momentum hari besar keagamaan.

Dalam kegiatan, juga dirangkai penyerahan secara simbolis bantuan paket kebutuhan pokok (natura) kepada perwakilan pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang berperan dalam membina generasi muda berakhlak dan berilmu. (*/loh)

 

banner 336x280