Jadi Narasumber Seminar Pendidikan di IKN, Bupati PPU Bahas Pendidikan Karakter dan Ketahanan Fiskal Daerah

Daerah, Nusantara1585 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PPU– Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, didaulat menjadi narasumber dalam seminar pendidikan bertema “Kolaborasi Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Guru Berkualitas dan Pendidikan Bermutu untuk Generasi Masa Depan” yang berlangsung di Gedung Kemenko 3 Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (20/5/2026).

Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir dalam kegiatan yang membahas pentingnya sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

banner 336x280

Diantaranya ada Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, serta Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Bupati PPU, Mudyat Noor menyatakan pembangunan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemkab PPU, terutama dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan pemerataan akses pendidikan di wilayahnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menghadirkan sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu peningkatan kualitas guru harus berjalan beriringan dengan penguatan sarana pendidikan dan dukungan kebijakan yang tepat,” beber Mudyat.

Ia juga menyampaikan, keberadaan IKN di Kaltim menjadi momentum penting bagi daerah penyangga, termasuk PPU, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan nasional

Mudyat menegaskan komitmen Pemkab PPU dalam menjaga kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), termasuk tenaga pendidik, meskipun daerah tengah menghadapi tantangan fiskal.

Baca Juga :  Kepatuhan Administrasi PT Silog, Selesaikan Sinkronisasi Izin OSS di PPU

Ia menyampaikan bahwa Pemkab PPU tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tanpa melakukan pemotongan, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai dan upaya menjaga semangat kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah walaupun daerah saat ini menghadapi badai fiskal, Pemkab PPU tetap berkomitmen tidak melakukan pemotongan TPP. Kami ingin para ASN, termasuk guru, tetap fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Pendidikan Kakakter Pondasi Penting Ciptakan SDA Unggul

Mudyat juga menyampaikan, Pemkab PPU terus mendorong penguatan pendidikan karakter di seluruh sekolah sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia menjelaskan, sejumlah program pendidikan karakter telah dilaksanakan di sekolah-sekolah di PPU melalui pembiasaan disiplin, kegiatan keagamaan, gotong royong, hingga penguatan wawasan kebangsaan dan etika sosial di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan kepribadian yang baik.

“Pendidikan tidak hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter anak-anak kita agar memiliki akhlak, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Keberadaan IKN di Kaltim katanya, menjadi momentum penting bagi daerah penyangga, termasuk PPU, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Baca Juga :  Satlantas PPU Dukung Peresmian Bengkel Motor Listrik

Komitmen Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan

Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam kesempatan tersebut menyoroti pentingnya pembangunan pendidikan yang terintegrasi dengan perkembangan kawasan IKN sebagai kota masa depan.

Sedangkan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan komitmen DPR RI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui kebijakan dan penguatan anggaran pendidikan.

Seminar pendidikan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari tenaga pendidik, akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan pemerintah daerah dan instansi terkait di wilayah Kaltim. (hms6/pemkab/ppu)

banner 336x280