HUT ke-24 PPU Jadi Momentum Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Mudyat-Win

Berita, Nusantara1511 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PPU– Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten PPU yang berlangsung khidmat di halaman depan Kantor Bupati PPU, Km 9 Nipah-Nipah, Rabu (11/3/2026).

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin turut mengikuti bersama Ketua DPRD PPU Raup Muin, jajaran Forkopimda PPU, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, tim sukses pemekaran kabupaten PPU, serta sejumlah tamu undangan dari dalam maupun luar daerah.

banner 336x280

Dalam amanatnya, Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta upacara dapat hadir dalam keadaan sehat serta dalam suasana penuh persaudaraan untuk memperingati perjalanan panjang Kabupaten Penajam Paser Utara yang kini memasuki usia ke-24 tahun.

Ia mengatakan, perjalanan selama 24 tahun sejak berdirinya daerah tersebut sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Paser menjadi momentum penting untuk terus berbenah dan memperkuat pembangunan di berbagai sektor.

“Dua puluh empat tahun perjalanan Kabupaten Penajam Paser Utara bukanlah waktu yang singkat. Sejak berdiri sebagai daerah otonom, kita terus bergerak maju untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing,” ujarnya.

Pada peringatan hari jadi tahun ini, Pemkab PPU mengangkat tema “Harmoni dalam Kolaborasi”. Menurut Mudyat Noor, tema tersebut mencerminkan pentingnya persatuan dalam keberagaman serta kerja sama semua pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dukungan dari DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Wartawan PPU Siap Berlaga di Porwada Kaltim

“Tahun ini juga menjadi momentum refleksi bagi kami, karena tepat satu tahun masa kepemimpinan yang kami emban. Berbagai program pembangunan terus kami jalankan mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, Mudyat Noor mengakui bahwa sejumlah program pembangunan masih menghadapi kendala, terutama akibat menurunnya kapasitas fiskal daerah yang berdampak pada alokasi anggaran pembangunan.

Meski demikian, ia tetap optimistis dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pihak, pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara akan terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Mudyat Noor juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

“Marilah kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam melangkah menuju masa depan Kabupaten Penajam Paser Utara yang lebih gemilang,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Mudyat Noor menyampaikan harapan agar seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, swasta, serta berbagai elemen masyarakat dapat terus bersinergi menjalankan program pembangunan demi kemajuan daerah.

“Dirgahayu ke-24 Kabupaten Penajam Paser Utara. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kasih sayang, dan bimbingan-Nya kepada kita semua,” pungkasnya.

Upacara diakhiri penyerahan sejumlah bantuan diantaranya santunan jaminan kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan, bantuan secara simbolis dari Baznas PPU pasca kebakaran di RT 23 Kelurahan Waru dan pasca kebakaran di RT 07 Desa Demoi 2 Kecamatan Sepaku masing-masing sebesar Rp 30 juta. (hms6/ppu/loh)

banner 336x280