Hasil Uji Laboratorium Serpihan Debu Dinyatakan Aman

Berita, Daerah18 Dilihat

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN– Hasil uji laboratorium terhadap serpihan debu yang sempat dikeluhkan warga di sekitar Kilang Pertamina Balikpapan menunjukkan seluruh parameter masih berada dalam kategori aman. Pemkot Balikpapan pun meminta Pertamina memperketat prosedur operasional agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan hasil pengujian laboratorium oleh Sucofindo telah diterima pada pekan lalu. Berdasarkan hasil tersebut, tidak ditemukan indikasi pencemaran yang membahayakan kesehatan maupun lingkungan.

“Hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh indikator yang diperiksa masih dalam kategori aman. Semua parameter baku mutu udara dalam kondisi normal,” ujar Sudirman, saat di konfirmasi Kamis, (16/7/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut telah disampaikan kepada pihak kelurahan untuk diteruskan kepada masyarakat yang sebelumnya terdampak, sehingga warga memperoleh informasi resmi mengenai hasil pengujian.

Meski hasil laboratorium menyatakan aman, DLH tetap meminta Pertamina melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan operasional, terutama yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

DLH juga mengingatkan agar perusahaan memberikan pemberitahuan kepada pemerintah,q apabila akan melaksanakan kegiatan seperti komisioning atau pekerjaan lain yang berpotensi menimbulkan dampak bagi masyarakat.

“Ada beberapa prosedur yang harus mereka review kembali sehingga kejadian seperti kemarin bisa diminimalkan,” katanya.

Sudirman menambahkan, koordinasi yang cepat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan setiap dugaan pencemaran lingkungan. Ia mengimbau masyarakat segera melapor kepada pemerintah setempat apabila menemukan kejadian serupa.

“Kalau ada kejadian seperti itu, segera koordinasikan ke kelurahan atau instansi terkait. Dengan begitu kita bisa bergerak bersama mengambil langkah cepat, mulai dari pengecekan di lapangan hingga pengambilan sampel, seperti yang dilakukan kemarin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat laporan pertama diterima, DLH langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel secara cepat. Pengujian lanjutan kemudian dilakukan secara lebih rinci melalui laboratorium Sucofindo.

“Hasil pengujian detail menyimpulkan serpihan debu yang terjadi saat itu tidak berbahaya dan kualitas udaranya masih memenuhi baku mutu ambien,” tutupnya.

Sementara itu, VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman menjelaskan, seluruh rekomendasi yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan ke Pertamian telah ditindaklanjuti dan dilaksanakan sesuai arahan yang diberikan.

Sejalan dengan itu, hasil pengujian laboratorium independen terhadap sampel terkait telah disampaikan kepada DLH & DKK.

“Ke depan, sebagai bagian dari penyelesaian Proyek Strategis Nasional, KPB akan melanjutkan tahapan start-up commissioning dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait, termasuk unsur pemerintah daerah dan instansi teknis,” tegasnya.

Asep menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, guna memastikan proses berjalan sesuai standar keselamatan dan lingkungan yang berlaku.Dinas

“Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat Balikpapan, khususnya warga di sekitar wilayah operasional kami, agar proses ini dapat berjalan lancar demi keberlangsungan operasional yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat luas.,” tutupnya. (loh)