Guncangan Ketidakpastian Ekonomi Global Tidak Menyurutkan Nyali Honda Untuk Kuasai Market

Berita, Daerah1669 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN – Pasar otomotif di Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2026 diprediksi cukup menantang ditengah kondisi perekonomi global saat ini sedang menghadapi ketidakpastian.

Meskipun dibayangi ketidakpastian, Astra Motor Kaltim 1 tetap optimistis mampu mempertahankan dominasi pasar roda dua di Benua Etam.

banner 336x280

Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1, Andreas Nathanael, mengatakan tantangan pasar tahun ini dipengaruhi beberapa faktor. Mulai dari berkurangnya aktivitas proyek  Ibu Kota Nusantara (IKN), kondisi batu bara yang belum stabil, hingga selesainya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) milik Pertamina.

“Market Kaltim tahun 2026 memang cukup challenging. Apalagi kalau melihat kondisi global dan kebijakan pemerintah. Proyek IKN juga agak sedikit berkurang tahun ini,” ujarnya Andreas kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Selain itu, sektor tambang batu bara yang menjadi penopang ekonomi daerah juga dinilai belum sepenuhnya pulih. Produksi terbatas dan harga yang kurang baik turut berdampak pada daya beli masyarakat.

“RDMP juga sudah selesai, jadi banyak pekerjaan yang berkurang. Tapi kami dari Honda tetap optimistis untuk mendominasi pasar di area Kaltim,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai indikator dominasi pasar, Andreas menyebut market share Honda di Kaltim saat ini berada di angka 75 persen. Penjualan masih didominasi beberapa model andalan seperti Beat Series, Scoopy, PCX, hingga Vario 160.

Tak hanya itu, Honda juga terus menghadirkan penyegaran produk untuk menarik minat konsumen, khususnya generasi muda.

Baca Juga :  Progres Makan Bergizi Gratis di PPU Capai 30 Persen

“Kami punya line up terbaru seperti Vario dengan konsep sporty, kemudian Scoopy warna baru termasuk warna silver yang sangat anak muda, kekinian, dan cocok untuk Gen Z,” katanya.

Untuk mempertahankan posisi sebagai pilihan utama masyarakat, Astra Motor Kaltim 1 menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen.

“Yang pertama tentu menjaga pelayanan ke publik. Itu mindset utama kami supaya konsumen tetap satu hati dan melakukan repeat order kepada Honda,” jelas Andreas.

Selain pelayanan, manajemen juga akan menghadirkan berbagai program menarik guna mempermudah masyarakat membeli kendaraan Honda. Event-event kreatif tentunya bakal digelar untuk menarik perhatian pasar, terutama kalangan muda.

“Tentu kami juga menyiapkan program-program menarik dan event yang unik serta kreatif agar masyarakat semakin tertarik memilih produk Honda,” ujarnya.

Sementara itu, penjualan roda dua hingga April 2026 disebut mengalami sedikit koreksi. Andreas menilai kondisi tersebut dipengaruhi perlambatan ekonomi Kaltim yang pertumbuhannya berada di bawah rata-rata nasional.

“Kita sama-sama merasakan kondisi ekonomi Kaltim saat ini. Pertumbuhan ekonomi juga masih di bawah nasional dan itu berpengaruh ke penjualan roda dua,” katanya.

Meski begitu, Astra Motor Kaltim 1 berharap sejumlah program pemerintah dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah. Di antaranya program Koperasi Merah Putih dan berbagai kebijakan lain yang diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Daftar Pertama di KPU, Mudyat Noor-Abdul Waris Muin Resmi Maju di Pilkada PPU 2024

Memasuki momentum tahun ajaran baru pada Juni-Juli mendatang, Honda juga optimistis pasar otomotif akan kembali bergerak. Periode tersebut dinilai menjadi salah satu momentum meningkatnya minat pembelian kendaraan, khususnya di kalangan anak muda dan pelajar.

Ditunjang memiliki rekam jejak penjualan jutaan unit pertahun, ada keyakinan Honda bisa dipastikan mengungguli para pesaingnya untuk merajai pasar otomotif di Indonesia. (*/loh)

banner 336x280