Empat Mahasiswa Akamigas Cepu Asal PPU Terima Bantuan Pendidikan dari Pertamina Patra Niaga

Berita, Daerah44 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, CEPU – Empat mahasiswa asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang tengah menempuh pendidikan di Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, Cepu, menerima bantuan pendidikan dari PT Pertamina Patra Niaga.

Bupati PPU, Mudyat Noor didaulat menyerahkan bantuan pendidikan tersebut secara simbolis, didampingi Asisten I Pemkab PPU, Nico Herlambang, bersama jajaran Politeknik Energi dan Mineral Akamigas serta PT Pertamina Patra Niaga di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).

banner 336x280

Program bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Pertamina Patra Niaga di bidang pendidikan, sekaligus bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 250 juta untuk empat mahasiswa asal PPU.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah memberikan perhatian kepada putra-putri daerah melalui bantuan pendidikan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan perusahaan menjadi langkah penting dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan, khususnya dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berbatasan langsung dengan Kabupaten PPU.

“Kami ingin membangun kerja sama yang saling memberikan manfaat. Pemerintah daerah ingin memberikan kontribusi, sementara dunia usaha juga turut berperan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Mudyat.

Dirinya menilai Politeknik Energi dan Mineral Akamigas menjadi salah satu pilihan pendidikan vokasi yang tepat untuk mencetak tenaga kerja unggul di sektor energi. Dengan harapan semakin banyak generasi muda PPU yang memanfaatkan kesempatan tersebut agar memiliki kompetensi yang mampu bersaing di dunia industri.

Baca Juga :  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

“Kami menginginkan SDM PPU semakin baik dan semakin tangguh. Anak-anak muda kita memiliki potensi yang besar, dan pendidikan vokasi seperti di Akamigas merupakan langkah yang tepat untuk menyiapkan mereka menghadapi kebutuhan industri, terutama di tengah perkembangan IKN,” tambahnya.

Bupati juga berharap program bantuan pendidikan dari PT Pertamina Patra Niaga dapat terus berlanjut dan jumlah penerima manfaatnya semakin bertambah pada tahun-tahun mendatang sehingga lebih banyak putra-putri PPU yang dapat mengenyam pendidikan di bidang energi.

Menjawab Tantangan Ketenagakerjaan di Masa Depan

Senada dengan Bupati, Asisten I Pemkab PPU, Nicko Herlambang, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan sebuah model percontohan kolaborasi CSR perusahaan dalam rangka mendukung peningkatan mutu dan kualitas SDM lokal.

“Ini adalah langkah terobosan yang kami harapkan menjadi prototipe kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha,” katanya.

Ia berkeinginan program ini tidak hanya berjalan satu kali, tetapi menjadi contoh bagaimana CSR dapat diarahkan secara strategis untuk mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era pembangunan IKN. “Model percontohan ini harus terus dikembangkan dan direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di PPU,” ujar Nico penuh optimisme.

Ia menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di masa depan, khususnya di sektor energi yang menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas dan Harmonisasi Perangkat Desa, DPMD PPU Gelar Bimtek Diklanas

Upaya Cetak SDM Kompeten dan Berdaya Saing

Sementara itu, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, Zakiah Safitri, mengatakan bantuan pendidikan tersebut merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.

Melalui program ini, Pertamina ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung lahirnya tenaga profesional di sektor energi.

Ia berpesan kepada para mahasiswa penerima bantuan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya karena tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama.

“Manfaatkan bantuan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Kami berharap program ini terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda PPU. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PPU atas kolaborasi yang telah terjalin sehingga bersama-sama kita dapat memajukan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Keempat mahasiswa penerima bantuan merupakan mahasiswa tingkat satu dan tingkat dua Politeknik Energi dan Mineral Akamigas yang diharapkan kelak mampu menjadi tenaga profesional dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor energi dan industri.

Program ini menjadi babak baru dalam upaya pemerintah daerah bersama dunia industri untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi besar pembangunan IKN yang membutuhkan tenaga kerja profesional dari berbagai sektor. (hms6/pemkabppu)

banner 336x280