DP3AKB Balikpapan Gandeng PWI Meredam Peningkatan Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita, Daerah43 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BALIKPAPAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga (DP3AKB) Balikpapan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Balikpapan memperkuat peran media dalam pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) di Aula Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, Selasa (28/4/2026).

Puluhan wartawan antusias mengikuti kegiatan sosialisasi kerja sama lintas sektor tersebut, yang menghadirkan dua narasumber yakni, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim Musliadi Mustafa dan Herry Trunajaya, wartawan senior dari PWI Balikpapan.

banner 336x280

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, yang membuka kegiatan mengatakan sosialisasi dilaksanakan melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Nursyamsiarni menekankan pentingnya peran media dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak.

Ia menyebutkan, kasus kekerasan di Balikpapan menunjukkan kecenderungan meningkat, dengan korban didominasi perempuan dan anak, terutama anak perempuan.

“Upaya komunikasi, informasi, dan edukasi merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pencegahan. Kami berharap peran media dapat membantu membentuk pemahaman dan persepsi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, antara lain melalui forum perangkat daerah, konsultasi publik terkait Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Balikpapan terkait evaluasi kinerja tahun 2025.

Menurut dia, kolaborasi dengan media menjadi kunci karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

Baca Juga :  PT Sadena Bahari Gelar Pertemuan, Bahas Kesepakatan Pertanggungan Kerugian Penumpang

“Kami membutuhkan dukungan rekan-rekan wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat,” katanya.

Bukti Nyata Peran Media

Sementara itu, Sekretaris PWI Kota Balikpapan, Muhammad Maulana, yang hadir mewakili organisasi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kerja sama ini merupakan bentuk nyata dukungan media dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama mendukung Balikpapan sebagai Kota Layak Anak,” ujarnya.

Diketahui, Kota Balikpapan berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama pada 2025 dengan skor 891. Pemerintah kota menargetkan peningkatan ke kategori Paripurna pada 2026 dengan fokus pada pemenuhan hak anak, penyediaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), serta penguatan aspek keamanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran media semakin optimal dalam mendukung edukasi publik sekaligus menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Balikpapan. (*/loh)

banner 336x280