Dorong Kemandirian Disabilitas, Dinsos PPU Rancang Bantuan Usaha Ekonomi di APBD 2027

Advertorial, Berita1477 Dilihat
banner 468x60

Kacamanegeri.com, PENAJAM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah mematangkan rencana program pemberdayaan dan bantuan usaha ekonomi bagi para penyandang disabilitas.

Langkah ini dirancang secara khusus untuk mendorong kemandirian para penyandang disabilitas di daerah Benuo Taka agar mampu mengembangkan potensi keahlian serta membuka usaha mandiri yang berkelanjutan.

banner 336x280

Kepala Dinsos Kabupaten PPU, Ainie, menyampaikan pihak pemerintah daerah saat ini fokus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap berbagai potensi keahlian yang dimiliki oleh kelompok disabilitas. Strategi  pemetaan dinilai sangat krusial agar bantuan yang disalurkan nantinya benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Bantuan bagi penyandang disabilitas agar mereka bisa mandiri, seperti melalui usaha ekonomi, rencananya kita masukkan dalam catatan program tahun 2027. Kawan-kawa disabilitas ini kan punya keahlian dan keterampilan ya, seperti servis handphone, keterampilan komputer, hingga menjahit. Itu kemarin sudah kita petakan,” ungkap Ainie, Rabu (21/10/2026).

Ainie menjelaskan, program pemberdayaan ini secara resmi diusulkan untuk masuk ke dalam skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kabupaten PPU Tahun Anggaran 2027. Inisiatif tersebut menjadi komitmen nyata pemerintah daerah dalam upaya mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok penyandang disabilitas.

Selain menyiapkan alokasi anggaran, Pemkab PPU juga berencana memberikan pembekalan berupa pelatihan intensif untuk mengasah keterampilan para peserta. Terkait bentuk konkret dari bantuan ekonomi yang akan diberikan apakah berupa dana stimulan usaha atau penyediaan alat kerja pihak Dinsos PPU masih melakukan tahap kajian dan evaluasi mendalam.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati PPU Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas

“Mengenai usulan kawan-kawan yang mewakili penyandang disabilitas, seperti pelatihan menjahit, nanti apakah akan kita berikan berupa dana tunai atau alat kerja, itu masih kita evaluasi terlebih dahulu,” tambah Ainie.

Melalui program terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap warga penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan ruang untuk berkarya, tetapi juga memiliki ketahanan finansial yang kuat serta mampu berkontribusi aktif dalam roda perekonomian daerah. (Adv)

banner 336x280