Dinas Perikanan PPU Siapkan Siswa SMA/SMK Jadi Pengusaha Olahan Ikan

Advertorial, Berita1476 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mematangkan langkah strategis memperkuat sektor ketahanan pangan daerah sekaligus mencetak wirausahawan muda potensial.

Memanfaatkan peluang dari gagasan pengelolaan lahan produktif melalui sistem kolam terpal, Dinas Perikanan PPU berkomitmen memberikan dukungan penuh, khususnya bagi para generasi muda di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

banner 336x280

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, menyebut kunci utama dari keberhasilan program pemberdayaan ini terletak pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sebelum terjun langsung ke dunia usaha budidaya, para siswa akan mendapatkan pembekalan teori dan pelatihan teknis secara menyeluruh terlebih dahulu.

“Yang utama adalah peningkatan SDM-nya dulu. Anak-anak ini akan kita latih selama satu hingga dua hari. Materi yang diberikan mencakup teknik pembuatan bioflok, perancangan desain bangunan kolam, perawatan harian, tata cara manajemen pemberian pakan, hingga strategi pengendalian penyakit ikan,” ujar Andi Trasodiharto, Rabu (21/10/2026).

Tak berhenti pada tahap pelatihan dasar saja, kegiatan sosialisasi akan digencarkan secara masif ke sekolah-sekolah untuk memastikan para siswa memiliki bekal ilmu yang matang. Dinas Perikanan PPU juga memastikan bakal terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar para siswa tidak melepas atau berjalan sendiri saat menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Pendampingan intensif tersebut mencakup evaluasi potensi keberhasilan dan risiko kegagalan, pemetaan akses pasar, hingga pengembangan produk turunan pascapanen. Para siswa didorong untuk tidak hanya menjual ikan segar saja, tetapi juga mampu melakukan diversifikasi olahan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah ekonomi tinggi.

Baca Juga :  DLH PPU Edukasi Warga Kelola Sampah dan Inovasi Pengelolaan Bank Sampah

“Kita arahkan mereka untuk memproduksi olahan perikanan, seperti ikan marinasi, fillet, nugget ikan nila maupun patin, hingga abon ikan. Semuanya memiliki potensi pasar yang sangat besar,” tambahnya.

Inovatif ini juga diselaraskan langsung dengan kampanye peningkatan konsumsi protein harian di masyarakat. Setelah produk olahan terkemas dengan rapi dan higienis, strategi pemasaran akan diarahkan sekaligus untuk mendukung suksesnya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di PPU. (Adv)

banner 336x280