Bupati PPU Lepas 148 Jamaah Haji 2026, Pesan Jaga Kesehatan Saat di Baitullah

Berita, Daerah662 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PPU – Tangis haru dan doa mengiringi keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2026 yang berlangsung di Masjid Agung Al-Ikhlas, Nipah-Nipah, Rabu (6/5/2026).

Besar harapan tertuju pada pemerintah kabupaten (Pemkab) memastikan seluruh proses ibadah haji berjalan aman dan nyaman usai Bupati PPU, Mudyat Noor melepas secara resmi 148 calon jamaah haji asal Kabupaten PPU.

banner 336x280

Mudyat Noor, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga niat, kesehatan, dan kekompakan selama menjalankan ibadah haji. Ia juga mengingatkan jamaah untuk patuh terhadap arahan petugas.

Pesan ini mencerminkan masih besarnya tantangan yang kerap dihadapi jamaah, mulai dari kondisi fisik, cuaca ekstrem, hingga potensi kendala teknis di lapangan.

“Menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas itu sangat penting, karena kondisi di Tanah Suci tidak selalu mudah,” jelas Mudyat.

Meski demikian, penekanan tersebut sekaligus menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya berada di jamaah, tetapi juga pada kesiapan petugas dan sistem pelayanan haji itu sendiri.

“Evaluasi terhadap kualitas pembinaan sebelum keberangkatan serta respons petugas di lapangan menjadi hal yang tak kalah krusial,” terangnya.

Sejumlah aspek penting seperti kesiapan layanan, perlindungan jamaah, hingga kualitas pendampingan selama di Tanah Suci juga menjadi perhatian Bupati pada pelepasan ini.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama PPU, Budi Atmaja, menyebut ibadah haji sebagai perjalanan penuh makna yang mengajarkan kesabaran dan kebersamaan.

Baca Juga :  Kampung Budidaya Perikanan di PPU, Fokus di Desa Sebakung Jaya

Namun, pernyataan normatif ini menurutnya, dinilai perlu diimbangi dengan komitmen konkret dalam memastikan pelayanan yang optimal, mengingat kompleksitas penyelenggaraan haji setiap tahunnya.

Dia juga merincikan data jamaah PPU yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Balikpapan berjumlah 148 orang, terdiri dari 61 laki-laki dan 87 perempuan yang akan bergabung dengan jamaah dari Samarinda dan Kalimantan Utara dengan total 360 orang termasuk petugas.

“Jumlah ini menuntut koordinasi yang matang, terutama dalam hal logistik, kesehatan, dan manajemen perjalanan,” bebernya.

Ditambahkannya bahwa jamaah dijadwalkan masuk embarkasi pada 6 Mei 2026 malam dan berangkat ke Jeddah pada 7 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Sementara kepulangan direncanakan pada 17 Juni 2026 melalui Madinah.

Pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, unsur Forkopimda, pejabat terkait, dan keluarga jamaah. (hms/pemkabppu)

banner 336x280