Bupati PPU Hadiri Rakernas APKASI XVII di Batam

Berita, Daerah11 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, BATAM– Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026 di Grand Lotus Ballroom, Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

Rakernas APKASI XVII ini menghadirkan Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama.

banner 336x280

Dalam arahannya, Mentan memberikan motivasi kepada para bupati se-Indonesia sekaligus mencetuskan slogan baru “APKASI Seribu Aksi, APKASI Seribu Tindakan.”

Mentan menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh ketepatan kebijakan.

“Kebijakanlah yang menentukan pembangunan, bukan anggaran. Di situlah dahsyatnya sebuah kebijakan,” tegas Andi Amran Sulaiman.

Dalam sesi materi, Kementerian Pertanian mengajak seluruh kepala daerah untuk fokus pada hilirisasi komoditas strategis perkebunan (ABT 2025–2027). Komoditas prioritas meliputi tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala. Para bupati juga diminta segera mendata kebutuhan daerah dan mengusulkan jenis bibit agar distribusi dapat segera direalisasikan.

Selain sektor pertanian, Rakernas juga menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, yang memaparkan tiga strategi utama penyelenggaraan infrastruktur selaras dengan misi Asta Cita.

Pertama penyelenggaraan infrastruktur PU yang berpedoman pada Asta Cita dan berbasis potensi keunggulan wilayah, kemudian dukungan infrastruktur berkeadilan untuk memenuhi target Inpres dan infrastruktur berbasis masyarakat serta penguatan sinergi dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.

Baca Juga :  Hasil Paripurna DPRD PPU, Pimpinan Definitif Segera Terpilih dan Bentuk Fraksi

Siap Selaraskan Program Daerah dengan Visi Nasional

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Mudyat Noor menyatakan kesiapan Kabupaten PPU untuk menyelaraskan program daerah dengan visi nasional, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur yang merata di Kabupaten PPU.

Menurutnya, Kabupaten PPU memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan hilirisasi agar memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu, Pemkab PPU siap melakukan pendataan komoditas unggulan daerah serta menyiapkan langkah-langkah konkret, termasuk penguatan kelembagaan petani, penyediaan bibit unggul, dan dukungan infrastruktur pendukung.

“Arahan Menteri Pertanian menjadi motivasi sekaligus penguat bagi kami di daerah. Hilirisasi pertanian bukan hanya tentang meningkatkan produksi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Mudyat Noor.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan agar program pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah. Dalam konteks pembangunan infrastruktur, Bupati PPU menekankan perlunya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah desa dan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami akan memastikan program pembangunan daerah selaras dengan Asta Cita dan kebijakan nasional, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Rakernas APKASI XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Januari 2026, dengan agenda utama memperkuat peran kabupaten dalam mendukung ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi nasional. (Hms6/loh)

banner 336x280