Bupati PPU Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim di Samarinda

Berita, Daerah1587 Dilihat
banner 468x60

Kacamatanegeri.com, SAMARINDA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Prof. Dr. Supardi, kepada Dr. Chatarina Muliana yang berlangsung di Lamin Etam, Samarinda, Jumat (14/8/2026).

Mudyat Noor menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian serta kerja sama yang telah dibangun Supardi selama memimpin Kejaksaan Tinggi Kaltim.

banner 336x280

Ia berharap hubungan dan sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan jajaran kejaksaan dapat terus dipertahankan. Dan menurutnya, pisah sambut tersebut merupakan bagian dari dinamika dalam pengabdian.

“Kami atas nama Pemkab PPU menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta sinergi yang telah dibangun selama ini. Kepada Kajati yang baru, kami menyampaikan selamat datang dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dengan Kejaksaan dapat semakin kuat,” kata Mudyat Noor.

Keberadaan aparat penegak hukum menurutnya, memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Sinergi dan komunikasi yang baik diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkapya.

Jangan Takut Bekerja, Jangan Takut Ambil Keputusan

Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas kontribusi, dedikasi, serta koordinasi dan sinergi yang telah dibangun Supardi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) selama menjalankan tugas.

“Kepada Kajati yang lama, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama, komunikasi dan kontribusi dalam menjaga kepastian hukum di Kaltim,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Adira Finance dan Mandala Finance Satu Identitas Solid Hadirkan Sinergi Baru di Kalimantan

Rudy mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika dalam setiap perjalanan tugas. Namun, hubungan baik yang telah terbangun diharapkan tetap terjaga meskipun seseorang berpindah tempat pengabdian.

“Jabatan bisa berganti, tempat tugas bisa bergeser, tetapi yang penting satu, persahabatan dan persaudaraan ini tidak ikut dimutasi,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa Supardi tetap menjadi bagian dari keluarga besar Kalimantan Timur, meskipun selanjutnya mendapat amanah untuk menjalankan tugas di tempat yang berbeda.

Kepada Kajati Kaltim yang baru, Rudy menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Etam. Ia menegaskan kesiapan Pemprov Kaltim untuk membangun sinergi yang semakin kuat bersama Kejaksaan.

Menurutnya, peran Kejaksaan dalam pembangunan tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan pendampingan agar pembangunan dapat berjalan cepat, tepat, serta tetap berada dalam koridor hukum.

“Pemerintah memerlukan Kejaksaan ini tidak hanya berkaitan hukum, tetapi lebih lebar lagi bagaimana bisa melaksanakan pencegahan, pendampingan, dan memastikan bagaimana pembangunan bisa berjalan dengan cepat, tepat, tidak keluar dari ketentuan hukum,” jelasnya.

Rudy juga berpesan kepada jajaran Pemprov Kaltim serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar tidak ragu dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan sepanjang dilakukan dengan niat baik serta berpedoman pada aturan.

“Jangan takut bekerja, jangan takut mengambil keputusan, kebijakan selama niatnya benar, aturannya benar dan niat baik di dalamnya, Insya Allah tentu semuanya akan baik-baik saja,” pesannya.

Baca Juga :  Bupati PPU Berharap Raker Hasilkan Hubungan Harmonis Eksekutif dan Legislatif

Dengan kepemimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Kaltim, Rudy berharap koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun dengan pemerintah daerah dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Walikota Samarinda Andi Harun dan sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait di Kaltim. (hms6/pemkab/ppu)

banner 336x280