Terima Suntikan Dana Rp 27 Miliar, Disdikpora PPU Terapkan Transfer Langsung ke Rekening Sekolah

banner 468x60

Kacamatanegeri.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kembali mendapat suntikan dana segar senilai Rp 27 miliar dari Kementerian untuk memoles infrastruktur pendidikan di wilayahnya. Menariknya, dana bantuan revitalisasi tersebut disalurkan tanpa perantara alias langsung ditransfer ke rekening 60 sekolah penerima, mulai dari jenjang TK hingga SMP.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Ricci Firmansyah, menyampaikan program pembenahan fasilitas belajar mengajar ini telah mulai berjalan dan tersebar merata di seluruh wilayah Benuo Taka.

banner 336x280

“Alhamdulillah, Kabupaten Penajam Paser Utara kembali mendapatkan bantuan revitalisasi dari Kementerian dan saat ini sudah berjalan. Bantuan ini mencakup jenjang TK, SD, hingga SMP,” ujar Ricci, Sabtu (17/10/2026).

Dari total 60 sekolah yang tersentuh program pembenahan tahun ini, porsi terbesar dialokasikan untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini. Bantuan tersebut menyasar sebanyak 42 TK, 10 SD, dan 8 SMP yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten PPU.

Selain skema penyaluran dana yang langsung ke rekening penerima, pengelolaan dana jumbo senilai puluhan miliar tersebut juga tidak melibatkan pihak ketiga atau kontraktor luar. Ricci menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan fisik dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah melalui mekanisme swakelola.

“Total anggarannya mencapai Rp27 miliar untuk 60 sekolah. Anggaran tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing sekolah. Karena mekanismenya swakelola, kegiatan dilaksanakan sendiri oleh pihak sekolah dan diawasi oleh tenaga yang ditunjuk oleh sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba PPU Tangkap Dua Pengedar Sabu di Girimukti dan Petung

Penerapan sistem transfer langsung dan mekanisme swakelola ini, pengerjaan proyek diharapkan menjadi jauh lebih transparan, efisien, serta tepat sasaran. Pihak sekolah memiliki keleluasaan untuk membangun dan memperbaiki fasilitas sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Sekaligus memastikan para siswa di Kabupaten PPU dapat menikmati ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif,” pungkas Ricci. (Adv)

banner 336x280